Mama punya temen yang rajin posting foto anaknya di facebook dan seringkali di comment 'like this' alias dikasi jempol oleh suaminya.
Trus mama iseng nanya papa, kok nggak pernah comment seperti itu di foto-foto Bodhi yang mama posting di facebook.
Jawaban papa begini: "Lha semua orang juga sudah tahu kalo papa pasti like anak papa. Buat apa diumumin lagi".
Ummmm iya juga sih ya, mana ada ortu yang dislike anaknya. Dan kalo udah comment like di satu foto berarti mesti comment juga di semua foto. Cape juga ya hehe. Karena kalo nggak comment berarti ngga suka dong.
Ya ya ya jawabannya bisa diterima, dan memang nggak mungkin menyamakan papa Bodhi dengan yang lain hihihi ^^
Showing posts with label mama bodhi pengen cerita aja. Show all posts
Showing posts with label mama bodhi pengen cerita aja. Show all posts
Thursday, July 9, 2009
Thursday, July 2, 2009
Orang Tua Trendy
Nggak cuma fashion yang ada trendnya, gaya asuh orang tua juga ada trendnya. Ya wajar sih, di dunia ini apa sih yang nggak berubah? Nulis soal ini terinpirasi tulisan di majalah mother and baby sih, trus jadi membandingkan dengan diri sendiri. Sudah trendykah saya?? hehehe
Walaupun nggak sengaja untuk menjadi trendy, tapi mau nggak mau dan secara tidak sadar karena pengaruh informasi yang kita dapet, gaya asuh kita juga jadi mengikuti trend.
Yuk disimak yang dianggap trend masa kini itu yang seperti apa sih:
1. Mal adalah tujuan favorite jalan-jalan.
Kalau bagi kami sih bukan tujuan favorite, malah lebih senang kalo ngajak anak main ke sawah, berenang, hmmm kalo ke pantai memang jarang secara anaknya yang memang nggak suka. Pokoknya ke mall ya buat belanja aja. Beruntung di Bali ngga banyak mall. Jadi godaan nya nggak banyak juga. Walaupun termasuk sering ke mall, tapi bukan buat cari hiburan. Memang ada tujuannya. Jadi untuk hal ini saya anggap saya nggak trendy.
2. Katanya nama Najwa dan Keanu lagi trend belakangan ini. Dalam hal ini saya pun jelas-jelas nggak trendy, wong nama anak saya Bodhi kok hehehe. Tapi saya justru senang karena nggak trendy, berarti ga banyak yang nyamain.
3. Biaya hidup yang tinggi membuat banyak pasangan suami istri harus bekerja sehingga pengasuhan anak sementara kedua orang tua bekerja mau tidak mau diserahkan kepada orang lain. Nah yang trend sekarang adalah dititipkan di tempat penitipan anak atau di rumah kakek nenek.Karena saya ibu rumah tangga, maka sekali lagi saya bukan orang tua yang trendy.
4. Sekolah dini. Teori takut anak bosan sekolah tidak berlaku lagi. Minimal bayi berusia 3 bulan pun sudah bisa diajak 'bersekolah'. Kalau dalam hal ini, sepertinya saya setengah trendy :P Karena saya juga inginnya anak saya bersekolah dini, tapi sekolah musik, berenang, ikut kelas yoga atau olah raga apapun yang dia suka. Bukan sekolah baca tulis hitung. Yang itu maunya sih home schooling aja dulu. Biar mamanya aja yang ngajarin, jadi mau nggak mau mamanya belajar juga biar ngga karatan.
5. Orang tua saat ini cenderung menganut gaya hidup sehat. Mereka lebih suka memilih bahan makanan organik, mengurangi fastfood dan menghindari penyedap makanan. Naah, saya maunya trendy banget kalo yang ini!!! Apapun dilakukan, browsing, beli buku, join milis, ikut seminar bila perlu untuk selalu update soal yang satu ini. Sekarang biaya ke dokter muahaaale sampe bikin termehek-mehek!!
6. Kini orang tua cenderung memilih pengobatan alami dan tidak segera memberi obat bila anak sakit terutama antibotik. Uuuuh kalo yang ini saya juga harus nggak boleh ketinggalan dong, ibaratnya fashion saya harus tahu perkembangan dunia kesehatan yang baru, biar gak diboongin, nggak dibodohin. Yaaa mungkin nggak sedalem dokter kali ya ilmunya, tapi minimal pas diajak ngobrol sama dokter saya tahu gastroenteritis itu yang biasanya disebut flu perut, jadi tahu penanganannya gimana jadi nggak asal kasi obat yang diresepkan ke anak saya. Tapi amit-amit sih mudah-mudahan nggak pernah.
Di artikel sih disebutin sampe 6 point itu aja. Tapi pengen nambahin satu ajah. Orang tua trendy itu adalah yang ngajarin cinta lingkungan ke anaknya. Sebiasa mungkin beli produk lokal aja untuk mengurangi jejak karbon. Terutama bahan makanan, buah lokal, sayuran lokal. Maksudnya yang sudah ditanam di indonesia atau di bali, jadi nggak perlu import. Mengurangi pemakaian diapers, karena diapers perlu ratusan tahun loh untuk hancur di tanah. Kalo belanja bawa kantong plastik sendiri kecuali kelupaan hehehehe. Kalo pergi yang deket-deket jalan kaki atau naik sepeda aja. Trus juga ngasi tahu ke anaknya, punya sawah sejuta hektar sama bergengsinya dengan membangun tower 101 lantai.
Jadi saya orang tua yang trendy nggak ya???
Walaupun nggak sengaja untuk menjadi trendy, tapi mau nggak mau dan secara tidak sadar karena pengaruh informasi yang kita dapet, gaya asuh kita juga jadi mengikuti trend.
Yuk disimak yang dianggap trend masa kini itu yang seperti apa sih:
1. Mal adalah tujuan favorite jalan-jalan.
Kalau bagi kami sih bukan tujuan favorite, malah lebih senang kalo ngajak anak main ke sawah, berenang, hmmm kalo ke pantai memang jarang secara anaknya yang memang nggak suka. Pokoknya ke mall ya buat belanja aja. Beruntung di Bali ngga banyak mall. Jadi godaan nya nggak banyak juga. Walaupun termasuk sering ke mall, tapi bukan buat cari hiburan. Memang ada tujuannya. Jadi untuk hal ini saya anggap saya nggak trendy.
2. Katanya nama Najwa dan Keanu lagi trend belakangan ini. Dalam hal ini saya pun jelas-jelas nggak trendy, wong nama anak saya Bodhi kok hehehe. Tapi saya justru senang karena nggak trendy, berarti ga banyak yang nyamain.
3. Biaya hidup yang tinggi membuat banyak pasangan suami istri harus bekerja sehingga pengasuhan anak sementara kedua orang tua bekerja mau tidak mau diserahkan kepada orang lain. Nah yang trend sekarang adalah dititipkan di tempat penitipan anak atau di rumah kakek nenek.Karena saya ibu rumah tangga, maka sekali lagi saya bukan orang tua yang trendy.
4. Sekolah dini. Teori takut anak bosan sekolah tidak berlaku lagi. Minimal bayi berusia 3 bulan pun sudah bisa diajak 'bersekolah'. Kalau dalam hal ini, sepertinya saya setengah trendy :P Karena saya juga inginnya anak saya bersekolah dini, tapi sekolah musik, berenang, ikut kelas yoga atau olah raga apapun yang dia suka. Bukan sekolah baca tulis hitung. Yang itu maunya sih home schooling aja dulu. Biar mamanya aja yang ngajarin, jadi mau nggak mau mamanya belajar juga biar ngga karatan.
5. Orang tua saat ini cenderung menganut gaya hidup sehat. Mereka lebih suka memilih bahan makanan organik, mengurangi fastfood dan menghindari penyedap makanan. Naah, saya maunya trendy banget kalo yang ini!!! Apapun dilakukan, browsing, beli buku, join milis, ikut seminar bila perlu untuk selalu update soal yang satu ini. Sekarang biaya ke dokter muahaaale sampe bikin termehek-mehek!!
6. Kini orang tua cenderung memilih pengobatan alami dan tidak segera memberi obat bila anak sakit terutama antibotik. Uuuuh kalo yang ini saya juga harus nggak boleh ketinggalan dong, ibaratnya fashion saya harus tahu perkembangan dunia kesehatan yang baru, biar gak diboongin, nggak dibodohin. Yaaa mungkin nggak sedalem dokter kali ya ilmunya, tapi minimal pas diajak ngobrol sama dokter saya tahu gastroenteritis itu yang biasanya disebut flu perut, jadi tahu penanganannya gimana jadi nggak asal kasi obat yang diresepkan ke anak saya. Tapi amit-amit sih mudah-mudahan nggak pernah.
Di artikel sih disebutin sampe 6 point itu aja. Tapi pengen nambahin satu ajah. Orang tua trendy itu adalah yang ngajarin cinta lingkungan ke anaknya. Sebiasa mungkin beli produk lokal aja untuk mengurangi jejak karbon. Terutama bahan makanan, buah lokal, sayuran lokal. Maksudnya yang sudah ditanam di indonesia atau di bali, jadi nggak perlu import. Mengurangi pemakaian diapers, karena diapers perlu ratusan tahun loh untuk hancur di tanah. Kalo belanja bawa kantong plastik sendiri kecuali kelupaan hehehehe. Kalo pergi yang deket-deket jalan kaki atau naik sepeda aja. Trus juga ngasi tahu ke anaknya, punya sawah sejuta hektar sama bergengsinya dengan membangun tower 101 lantai.
Jadi saya orang tua yang trendy nggak ya???
Subscribe to:
Comments (Atom)